Sabtu, 16 Juli 2016

Kota Setelah Hujan

Bukankah begitu dingin
Hujan sisa semalam
Betapa kejam, bukan?
Tangis yang menggelayut
Mengering belum kau seka
.
Aku yang mengetuk pintu rumah lamamu
Membawa seikat bunga rampai layu
Yang hendak kuberi sebelum pergi
Dan kau memulainya lebih dahulu
.
Genangan di jalan belum menguap
Menguar aroma tanah basah
Aku penasaran kisah yang terputus oleh waktu
Cerita setelah hujan
Tentang kamu yang tak ingin sendiri
Dan aku hanya senyap yang tak pernah berani berisik.

-Doddy Rakhmat
16.07.2016

(Picture : webneel.com)

4 komentar:

  1. Hujan selalu bawa sesuatu

    BalasHapus
  2. Waw. Ini termasuk puisi/sajak ya? Selalu Salut deh ama orang yang pinter bikin puisi kaya gini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Puisi. Terima kasih ya.. Bisa dibaca puisi lainnya

      Hapus